Create your blog and photo album with postbit
Create your blog and photo album

Create new post

Content:

Upload a picture:
Tags (keywords separated by comma)

Save Cancel
jonssonkenny98:   Followers: 0 ; Following: 0


Panduan Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola


Ketika menyaksikan pertentangan sepakbola dalam layar sebelah hadapan kita kerap disajikan kesibukan tebak skor yang dilakukan para pakar. Walau merampok, saya bukan percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Tidak sama dengan mereka siapa menjulang yang akan menang -- atau kalau pertandingan dengan berakhir beserta seri. Menebas seperti itu natural saja dilakukan, walau di akhirnya sepak bola itu luncai sehingga pemimpin pun terkadang kali lengah diprediksi. Kenapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini saya akan kirimkan beberapa trik membuat antisipasi yang langsung. Bukan berisi saya terus-menerus benar pada memprediksi satu pertandingan. Pasti lah tidak, meski pun dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran prediksi yang sempurna tinggi: rata-rata 3 dari 4 perkiraan saya pantas kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, beta memprediksi hendak terjadi All German kesimpulan di Perhubungan Champions. Di final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memenuhi sebuah programa nonton membarengkan, saya menjangka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kontrol. Sebelum tersebut saya juga meyakini jika Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Final, saya memperkirakan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; perkiraan bisa sahih bisa lengah, tapi yang penting 1 buah prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka unsur keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak siap diprediksi berdasar pada 100%, makin prediksi hal skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi merabung tajam.

Aku ajak Kamu untuk mengkritik beberapa bayangan terakhir aku guna menjabarkan beberapa pijakan penting yang saya tetap akan bermanfaat bagi Kamu saat mencoba memprediksi pertentangan.

Di antara dugaan yang hamba sebut pada atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Walaupun demikian terdapat logika dalam belakang perkiraan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media heran saya merekam kabar jika Ronaldo & Mourinho pula tidak damai (berita mengenai hal ini baru terserondok di Nusantara beberapa waktu lalu). Guna pelatih beta paham sah arti kekompakan tim dalam dan dalam luar vak dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang menghasilkan saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di dalam tim, paling utama saat satu buah turnamen berlaku di mana pemain kudu terus molek tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat sayembara cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan perkongsian kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen tim lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menjadikan, walau konsistensi keseluruhan menyunggi juga pantas dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Secara subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Namun, saat memakai kacamata bercap objektivitas, kita semua tetap setuju bahwa Belanda suntuk di untuk Indonesia. Lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia bakal bermain padat gairah, jadi akan bisa mereduksi pertarungan kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau raksasa bisa saja diprediksi beserta sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela satu tim tatkala membuat antisipasi. Kita mahir selalu bertafakur tim kesayangan kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu mantik harus diutamakan di kepada fanatisme berkesinambungan.

http://gassbet.com/ Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media masa tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berdasarkan fakta-fakta ini. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan memang benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan fenomena yang lain adalah salah satu rupa dari sekian banyak macam fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan pantas menjadi mintakat membuat satu buah prediksi festival.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan sampai bertahun-tahun kincit. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang impresif saat menggulung Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini jahat. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik mula musim pun tidak bisa dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan antara kedua menjulang yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

Karena perkiraan saya kadang kala saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak memeras saya menenung berbagai pertentangan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan tenang paham menyerempet kekuatan kedua tim. Tanda saya itu senafas secara tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi data dan saran yang baik mengenai menjimbit atau perkongsian tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menghasilkan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar tentang semua perhubungan yang ada. Akui sekadar.

Tips perkiraan 7: Kita juga gak seharusnya menenung setiap pertandingan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjulang menurut Engkau 50-50. Jika sudah begitu tahan ada, hindari mengempa diri membuat prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan bayangan anda hendak meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa & patut dimanfaatkan dalam menciptakan sebuah bayangan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi tersebut. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik benar maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada dalam belakangnya.

Post by jonssonkenny98 (2017-02-20 21:43)

Post your comment:

Name: Email: Site:


| Explore users | New posts | Create your blog | Create your photo album |
| About Postbit | Our blog | Terms of use | Contact Postbit |


Copyright © 2018 - postbit.com